Cara Tayamum Yang Benar Dan Sesuai Dengan Sunnah Rasullullah

CARA TAYAMUM – Bagi sebagian orang, mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang asing. Tetapi, bagi sebagian yang lain mungkin masih galau mengenai istilah ini. Tayamum merupakan suatu cara bersuci dengan mengusap wajah dan kedua tangan dengan memakai sho’id yang bersih.


Sho’id disini berarti seluruh permukaan bumi yang sanggup dipakai untuk bertayamum, baik yang terdapat tanah di atasnya ataupun tidak. Secara umum, tayamum ini biasa dilakukan ketika suatu tempat terjadi kekeringan ataupun kekurangan air. Karena tidak memungkinkan apabila bersuci dengan memakai air, jadinya dilakukan tayamum.


Sebagai seorang muslim, kita harus mengerti bagaimana cara tayamum. Sehingga suatu dikala apabila terjadi hal yang tidak memungkinkan untuk bersuci dengan memakai air, kita bisa eksklusif melaksanakan tayamum untuk selanjutnya melaksanakan ibadah.


Cara Tayamum


 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah
mazupin.blogspot.co.id

Tayamum disyariatkan dalam Islam berdasarkan dalil Al Qur’an, As Sunnah dan Ijma’ yang dilakukan oleh kaum muslimin.


 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah


“Dan jikalau kau sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air atau berafiliasi tubuh dengan perempuan, kemudian kau tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan permukaan bumi yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu”. (QS. Al Maidah [5] : 6).


Adapun selain itu juga ada dalil dari As Sunnah, yaitu sabda Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh sahabat Hudzaiful Ibnul Yaman r.a.


 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah


“Dijadikan bagi kami (ummat Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi was sallam ) permukaan bumi sebagai thohur/sesuatu yang dipakai untuk besuci (tayammum) jikalau kami tidak menjumpai air”.




  1. Media Untuk Bertayamum




 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah
tarbiyahpedia.blogspot.co.id

Seluruh permukaan bumi yang higienis baik itu berupa pasir, tanah yang berarir, bebatuan, lembab ataupun kering merupakan media yang sanggup dipakai untuk bertayamum. Hal ini dilakukan berdasarkan Hadist Nabi Muhammad SAW.


 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah


“Dijadikan permukaan bumi seluruhnya bagiku (Nabi shollallahu ‘alaihi was sallam) dan ummatku sebagai tempat untuk sujud dan sesuatu yang dipakai untuk bersuci”




  1. Keadaan Yang Menyebabkan Bersuci Dengan Tayamum




 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah
moeslem.xyz

Berikut ini yaitu beberapa keadaan yang sanggup menimbulkan seseorang bersuci dengan tayamum.



  1. Terdapat air dalam jumlah yang terbatas , sedangkan bersamaan adanya kebutuhan lain yang memerlukan air tersebut, contohnya untuk minum dan memasak.

  2. Tidak ada air baik dalam keadaan dalam perjalanan ataupun tidak.

  3. Dalam keadaan sakit, dimana adanya kekhawatiran bahwa sakit akan semakin usang sembuh apabila bersuci dengan air.

  4. Dalam keadaan sakit, dimana sesorang tidak bisa berwudhu maupun bergerak untuk mengambil air wudhu dan tidak adanya orang yang bisa membantu untuk berwudhu.

  5. Khawatir akan kedinginan apabila bersuci dengan memakai air dan tidak adanya sesuati yang sanggup menghangatkan air tersebut.




  1. Tata Cara Tayamum




 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah
diditsuprianto.wordpress.com

Tata cara tayamum berdasarkan Nabi Muhammad SAW dijelaskan oleh ‘Ammar bi Yasir r.a.


 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah


Rasulullah shallallahu ‘alaihi was sallam mengutusku untuk suatu keperluan, kemudian saya mengalami junub dan saya tidak menemukan air. Maka saya berguling-guling di tanah sebagaimana layaknya binatang yang berguling-guling di tanah. Kemudian saya ceritakan hal tersebut kepada Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam. Lantas dia mengatakan, “Sesungguhnya cukuplah engkau melakukannya ibarat ini”. Seraya dia memukulkan telapak tangannya ke permukaan bumi sekali pukulan kemudian meniupnya. Kemudian dia mengusap punggung telapak tangan (kanan)nya dengan tangan kirinya dan mengusap punggung telapak tangan (kiri)nya dengan tangan kanannya, kemudian dia mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.


Berdasarkan hadits di atas, sanggup diambil kesimpulan bahwa tata cara tayamum Nabi Muhammad SAW yaitu sebagai berikut.



  1. Memukulkan kedua telapak tangan ke permukaan bumi dengan sekali pukulan dan kemudian meniupnya.

  2. Menyapu punggung telapak ajun dengan tangan kiri dan sebaliknya.

  3. Menyapu wajah dengan kedua telapak tangan.

  4. Semua usapan yang dilakukan baik dikala mengusap telapak tangan ataupun wajah hanya cukup hingga dilakukan sekali saja.

  5. Bagian tangan yang diusap hanyalah penggalan telapak tangan hingga pergelangan tangan.

  6. Tayamum sanggup dilakukan untuk menghilangkan hadats besar maupun kecil.

  7. Tidak wajibnya urut atau tertib dalam tayamum




  1. Hal-Hal Yang Membatalkan Tayamum




 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah
elina.id

Cara tayamum pada dasarnya, hal-hal yang sanggup membatalkan tayamum sama dengan hal-hal yang sanggup membatalkan wudhu. Namun, ada suplemen alasannya yaitu dibatalkannya tayamum.



  • Ditemukannya air bagi orang yang bertayamum lantaran kekurangan atau ketiadaan air.

  • Telah adanya kemampuan memakai air bagi orang yang bertayamum lantaran ketidakmampuan memakai air (sakit).


Berikut ini merupakan Hadits Nabi Muhammad SAW dari Abu Sai’id Al Khudri r.a yang menjelaskan wacana hal tersebut.


 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah


Dua orang lelaki keluar untuk safar. Kemudian tibalah waktu shalat dan tidak ada air di sekitar mereka. Kemudian keduanya bertayammum dengan permukaan bumi yang suci kemudian keduanya shalat. Setelah itu keduanya menemukan air sedangkan dikala itu masih dalam waktu yang dibolehkan shalat yang telah mereka kerjakan tadi. Lalu salah seorang dari mereka berwudhu dan mengulangi shalat sedangkan yang lainnya tidak mengulangi shalatnya. Keduanya kemudian menemui Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam dan menceritakan yang mereka alami. Maka dia shallallahu ‘alaihi was sallam menyampaikan kepada orang yang tidak mengulang shalatnya, “Apa yang kau lakukan telah sesuai dengan sunnah dan kau telah mendapat pahala shalatmu”. Beliau menyampaikan kepada yang mengulangi shalatnya,  “Untukmu dua pahala”.


Dibawah ini juga merupakan hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a.


 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah


“Seluruh permukaan bumi (tayammum) merupakan wudhu bagi seluruh muslim jikalau ia tidak menemukan air selama sepuluh tahun (kiasan bukan pembatasan angka), apabila ia telah menemukannya hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dan menggunakannya sebagai alat untuk besuci”




  1. Sunnah Dalam Tayamum




 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah
ngrukem.com

Berikut ini merupakan hal-hal yang disunahkan dalam melaksanakan Cara Tayamum.



  1. Semua hal yang disunatkan dalam wudhu juga disunatkan pula dalam cara tayamum. Diantaranya yaitu membaca Basmalah ketika memulai tayamum, memulai usapan dari penggalan atas wajah, mendahulukan ajun daripada tangan kiri ketika mengusapnya. Sebagaimana yang kita ketahui, mengusap sebagian dari kepala dan sebagian dari lengan atas, berturut-turut diantara mengusap wajah dan kedua tangan, membaca doa tasyahud setelah tayamum, dan berdoa dengan doa yang ma’tsur ibarat halnya doa setelah wudhu.

  2. Menebarkan jari-jari ketika menepukkannya pada tanah. Hal ini bertujuan untuk meratakan bubuk dan bisa mengusapkannya secara merata pada wajah dengan hanya melaksanakan satu kali tepukan saja. Demikian juga dikala mengusap kedua telapak tangan.

  3. Menipiskan bubuk dengan cara mengibaskan kedua telapak tangan ataupun meniupnya.




  1. Hikmah Disyariatkannya Tayamum




 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah
wagsantriindonesia.blogspot.co.id

Hikmah dan tujuan disyariatkannya tayamum yaitu untuk menyucikan diri kita biar kita bisa bersyukur dengan syariat-syariat yang ada dan sama sekali tidak merasa berat untuk melakukannya.


Berikut ini merupakan firman Allah yang ada dalam QS.Al-Maidah :6.


 mungkin istilah tayamum bukan merupakan hal yang abnormal Cara Tayamum Yang Benar dan Sesuai dengan Sunnah Rasullullah


“Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak menyucikan kau dan menyempurnakan nikmatNya bagimu, supaya kau bersyukur.” (QS. Al Maidah: 6).


Ada empat penafsiran andal tafsir mengenai nikmat yang dimaksudkan Allah dalam ayat ini.



  1. Nikmat berupa diampuninya dosa-dosa.

  2. Nikmat berupa hidayah kepada doktrin dan sempurnanya agama.

  3. Nikmat berupa dispensasi untuk tayamum.

  4. Nikmat berupa klarifikasi aturan syariat.


Demikianlah selesai goresan pena cara tayamum ini mudah-mudahan menjadi suplemen ‘amal bagi penulis dan suplemen ilmu bagi pembaca sekalian.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kemendikbud Tetap Melakukan Ujian Nasional

Inilah Hasil Nilai Kelulusan Un Sd/Mi Di Kaltim

Inilah Cita-Cita Bapak Ibu Guru Sd Di Hari Guru